Kematian selalu menjadi pelajaran paling ampuh untuk menurunkan semua ambisi yang membuncah di dalam hati. Berita kematian membuat kita tersadar bahwa semua yang sedang dijalani hanya merupakan kilatan cahaya yang nantinya tiba-tiba hilang begitu saja. Apalagi jika berita kematian dari orang yang lumayan dekat dengan kita dalam perjalanan waktu di masa lampau.
Pagi ini saya mendengar kabar kematian dari salah seorang tetangga depan rumah yang masih keluarga. Dia adalah seorang polisi yang lama bertugas di Poso. Dia memiliki istri namun belum dikaruniai seorang anak. Memang dia sudah lama menderita sakit diabetes dan bertarung dengan hidupnya.
Selama berinteraksi dengannya, dia merupakan pribadi yang baik dan tidak pernah ingin bermasalah dengan orang lain termasuk juga pribadi yang sabar. Kepergiannya kembali memberikan pelajaran bahwa hidup ini hanyalah perjalanan yang sangat singkat.
Saya seharusnya sudah bisa memproyeksikan apa saja yang harus saya lakukan di dalam hidup yang singkat ini tanpa menghabiskan waktu untuk menyesali masa yang sudah lampau dan mengkhawatirkan apa yang belum terjadi.
Kepergian akan selalu datang dan kita tidak pernah tahu dengan pasti kapan giliran kita menyusul ke kehidupan yang abadi. Saya hanya berharap semoga saja hidup saya tidak menyusahkan orang lain khususnya keluarga saya dan sebagai suami, saya selalu berdoa kepada Sang Maha Pemilik Rezeki agar saya diberikan rezeki yang cukup sebagai wasilah untuk mencukupi rezeki anak istri saya.
#31 Juli 2023
No comments:
Post a Comment