April 13, 2020

Pernahkah Kamu..???

Pernahkah kalian menginginkan sesuatu selama bartahun-tahun dalam setiap kesempatan datang, selalu gagal dan kegagalan itu membuatmu terperosok? jika iya, kita sama.

Pernahkah kalian dalam suatu momen sedang menunggu sesuatu dan sudah mempersiapkan segalanya namun berlalu begitu saja karena ternyata waktunya salah? iya saya juga. kuliah online jam 1 siang dan saya sudah mempersiapkan segalanya sebelum jam satu namun kuliah tersebut terlewat karena saya mengira bahwa akan dimulai jam 4 sore. hal yang paling menyakitkan karena informasi baru diberitahukan tepat setelah kuliah selesai dan saya masih duduk di depan laptop seperti sedang menunggu.

Atau pernahkah kalian sudah merencanakan mudik dari awal tahun namun tiba-tiba gagal karena adanya virus yang mewabah sedangkan sebelumnya, pikiran tentang kampung sudah sering menari-nari di pikiranmu? kali ini kita sama lagi. sebuah kondisi yang mengharuskan untuk membatalkan mudik sedangkan rindu yang tak terlunasi sudah membayangi.

Pernahkah kamu dengan sebitu inginnya hidup dalam sebuah perjalanan yang sesuai dengan prinsip yang selama ini diagung-agungkan dan menghindari pekerjaan yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip tersebut namun ternyata realitas hidup mencampakkan kalian dalam pekerjaan yang selama ini dihindari bahkan belum bisa lepas? iya saya itu.

atau pernahkah menginginkan sesuatu yang kemudian terwujud dalam dalam kondisi yang kalian tidak sepakati? iya saya seperti itu.

***
Dalam banyak hal, hidup selalu menghadirkan kejutan-kejutan yang sama sekali tak terduga. perjalanan semakin panjang namun diri seperti kehilangan arah. diri tercerabut dari nilai yang semakin samar dan tak terbaca sehuruf pun. hidup menjadi sangat pragmatis dan segalanya dikalkulasi dengan nilai duniawi sedangkan semua akan sirna dalam sekejap, lalu bagaimana melepaskan semuanya? 

Belum ada jawaban yang pasti..!!!

Diri masih bertarung dengan diri yang lainnya tanpa henti. semakin jauh pertarungan ini maka arah hidup semakin kabur dan kesasar. setiap kali mencoba untuk melepaskan semuanya namun beberapa kali lipat keadaan hidup datang dan memaksa kemudian berkata, 

"jalani saja..!!!"

Apa yang harus dibanggakan dengan kehidupan seperti ini. kehidupan yang tidak diperjuangkan dengan semangat nilai kemanusiaan. hidup yang atas nama tanggung jawab terhadap keluarga kemudian berubah menjadi pragmatis sedangkan tanggung jawab terhadap keluarga tidak pernah sekalipun melarang untuk berbuat yang juga menjunjung tinggi nilai yang hakiki.

Lalu apa jika seperti demikian..???

Saya juga tidak tahu. saya takluk di depan Semesta yang tidak jua menuntunku untuk menjadi manusia yang seutuhnya. manusia yang menjalani hidupnya dengan semangat perjuangan yang tak kenal lelah. sebuah kehidupan yang dipupuk dalam nilai yang tak terhingga dan tak terbatasi dengan kalkulasi keuntungan duniawi.

14 04 20

No comments: