Wabah ini benar-benar mengungkap semua tabir terdalam setiap Manusia, entah secara individu maupun kelompok. tidak bisa dipungkiri bahwa eksistensi Manusia adalah hal yang paling hakiki dan jika yang satu itu terancam maka terkadang Manusia melakukan hal yang mungkin bahkan di luar dugaan. ada Manusia yang semakin menjadi manusia seutuhnya dalam menyikapi wabah virus ini dengan berbagai kegiatan dan tindakan untuk menjaga eksistensi manusia lainnya, bukan hanya berfikir tentang keselamatan sendiri, namun demikian ada juga Manusia yang mencampakkan esensinya sebagai seorang Manusia bahkan memperlihatkan sisi terdalamnya yang menyimpan kekelaman. semua hal tersebut atas nama eksistensi entah saya di bagian yang mana. Beberapa berita di bawah ini saya sajikan sebagai bukti bahwa memang manusia sama dan dilengkapi dengan piranti yang persis sama namun cara mereka menyikapi wabah ini tidak selalu sama.
Manusia-manusia yang menyikapi Wabah Covid-19 dengan panik dan melakukan hal yang mendegradasi nilai kemanusiaan mereka.
- Warga melakukan protes terhadap isolasi mandiri pasien Covid-19 karena menganggap bahwa tempatnya dekat dengan pemukiman padat penduduk. daerah ini tidak jauh dari kampungku. Sumber berita
- Warga menolak pemakaman jenazah yang positif Covid-19 karena mereka takut tertular sedangkan sudah dijelaskan bahwa pemakaman tersebut sudah sesuai dengan protokol dan dipastikan tidak akan menularkan penyakit. kejadian ini terdapat di beberapa daerah antara lain di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, di Ungaran Timur, Semarang, Jawa Tengah, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dan masih banyak daerah yang melakukan hal yang sama dengan satu alasan bahwa mereka ketakutan tertular.
- Di beberapa daerah bahkan di seluruh dunia, terdapat fenomena yang disebut sebagai panic buying. mereka melakukan hal tersebut karena takut jika wabah ini dalam waktu yang lama dan bahan pokok habis di pasaran.
No comments:
Post a Comment