It's very terrible to remember that I lack in reading. for a few years latest, just several books that I have been readed. ah selalu Saya berusaha untuk meng upgrade pengetahuan dan memperbaiki kualitas menulis namun tidak dibarengi dengan kuantitas membaca. payahh.
Saya terbebani dengan kenangan masa kecil yang gemar membaca bahkan seringkali lupa waktu ketika sudah membaca. entah kapan kebiasaan itu terhenti.
Masa kuliah kuhabiskan dengan organisasi. Saya terlalu terlena bahwa hidup seharusnya bukan cuma bersuara namun juga harus menambah asupan pengetahuan dari buku. setelah berlalu, semakin parah kemalasanku membaca meski gairahku selalu menggelora saat melihat tumpukan buku di Perpustakaan dan di Toko buku.
Dua tahun belakang ini, Saya kembali sering membeli buku hingga sampai sekarang, setumpuk buku di kamarku menunggu untuk dipeluk. Saya hanya sekilas melihat mereka saat pulang kantor lalu berakhir dengan memainkan HP kemudian tertidur.
Niatan untuk menyelesaikan buku-buku tersebut berakhir di hati karena terlalu dikalahkan oleh benda kecil yang memaksaku membaca berita ataupun artikel secara parsial. tidak seperti buku yang menawarkan pengetahuan secara utuh lengkap beserta kerangka konsepnya.
Ah, kali ini Saya harus kembali meniatkan untuk membaca buku lebih banyak lagi di tahun ini mumpung baru 2 bulan berjalan. yah tidak muluk-muluk, 50 buah buku cukuplah sebagai stimulan untuk kembali menemukan gairah membaca.
Jakarta, 01 03 2016
No comments:
Post a Comment