Untuk sebuah keadaan yang benar membuatku dalam kondisi stagnan. berpikir tentang diri sendiri dan mengenali siapa Aku. barangkali hanya jantung yang terus berdenyut sehingga Aku masih ada selebihnya Aku tidak lebih dari sekedar robot yang terus bekerja demi sekedar mengisi perut, tidak ada yang lebih.
Pikiran adalah hal yang paling memberatkan. menginginkan apa saja yang absurd dan bahkan tidak dimanfaatkan. untuk hanya?? sekedar untuk mengukuhkan ego yang tidak ada habis-habisnya untuk diikuti.
Belajar menafikan ego adalah perjuangan paling berat. Manusia terlalu sering menonton fenomena hidup yang abdsurd seakan itulah inti namun menipu. Materi dan kekuasaan seringkali menjadi simbol ego paling tinggi. kita sedang mengejar fatamorgana kehidupan, bukan yang hakekat.
Ketika sudah terlalu jauh berjalan dan meyakini semua yang diimpikan hanyalah sampah, maka kita butuh mundur beberapa langkah untuk menyusun kembali visi hidup. tidak ada yang mustahil memang namun butuh tekad yang kuat dan perjuangan yang istiqomah.
Meracu lagi
Pikiran adalah hal yang paling memberatkan. menginginkan apa saja yang absurd dan bahkan tidak dimanfaatkan. untuk hanya?? sekedar untuk mengukuhkan ego yang tidak ada habis-habisnya untuk diikuti.
Belajar menafikan ego adalah perjuangan paling berat. Manusia terlalu sering menonton fenomena hidup yang abdsurd seakan itulah inti namun menipu. Materi dan kekuasaan seringkali menjadi simbol ego paling tinggi. kita sedang mengejar fatamorgana kehidupan, bukan yang hakekat.
Ketika sudah terlalu jauh berjalan dan meyakini semua yang diimpikan hanyalah sampah, maka kita butuh mundur beberapa langkah untuk menyusun kembali visi hidup. tidak ada yang mustahil memang namun butuh tekad yang kuat dan perjuangan yang istiqomah.
Meracu lagi
No comments:
Post a Comment