June 27, 2013

Subuh

subuh adalah dia
dengan kabut malumalu yang menutupi
meleleh setiap embun dikipasi angin semilir
dingin menusuk malam yang sesaat lagi beranjak
karena subuh adalah dia
maka dia menghangatkan
menyelimuti setiap jiwa yang terlelap
dalam bunga mimpi yang hilang sesaat tersadar
kadang sepi namun bukan merana
karena itu hanyalah permainan yang dipertontonkan dalam dunia sinetron
tak nyata
subuh ini bukan dia
karena lain daripada subuh yang kemarin
mencekam bahkan dengan sadisnya membunuh
subuh ini telah berubah
menjadi warna kelam yang menyeramkan

No comments: