Dua hari yang lalu tepatnya di hari Jum'at, Buya Syafii berpulang. Saya mengira bahwa berpulangnya Buya adalah berita kepulangan terakhir yang akan saya dengar di bulan Mei, namun ternyata kematian yang dianggap sangat dekat dengan manusia, benar adanya. Tadi sore sepulang dari Bogor saat masih di kereta, saya dikabari bahwa salah satu ipar mertua saya meninggal. Pagi hari saat di kereta menuju Bogor, saya sudah dikabari bahwa almarhumah sedang dirawat di ICU.
Saya tidak terlalu dekat dengan almarhumah namun setidaknya, intensitas pertemuan kami cukup sering beberapa tahun belakang. Setiap pertemuan arisan keluarga, alm yang selalu menanyakan kabar saya maupun kabar orang tua saya. sebagai salah satu orang yang masuk sebagai keluarga baru, tentunya perhatian-perhatian kecil seperti nanya kabar sangat berarti bagi saya apatahlagi mereka adalah keluarga besar yang secara ekonomi semuanya mapan. Sekali waktu entah di tahun 2017 atau 2018, saya pernah nginap di rumahnya dan merayakan idul adha. setidaknya saya tidak merasa kesepian di tanah rantau.
Kepulangan seringkali menyedihkan bagi yang ditinggalkan. Alm meninggal tepat ketika anak bungsunya akan mengikuti ujian sekolah keesokan harinya. Apatahlagi anaknya masih SMA yang tentunya masih membutuhkan sosok ibu yang sering membelainya. Anaknya menunda ikut ujian sekolah dan ikut dalam prosesi pemakaman ibunya bahkan saat dimasukkan di liang lahat, dia ikut monopang mayat ibunya.
Sejatinya bahwa tidak pernah ada orang yang siap menerima kepulangan orang tersayang namun ditinggalkan saat masa remaja tentunya meninggalkan sedih yang cukup dalam ketika kita masih membutuhkan bahu seorang ibu untuk bersandar setiap kali lelah dihempas kenyataan hidup yang seringkali tidak menguntungkan. Ibu adalah seorang penopang kehidupan yang mampu memikul anak-anaknya betapa pun beratnya hari-hari yang dilalui.
Saat pemakamannya, saya baru tahu bahwa bapaknya berasal dari sebuah kabupaten yang dekat dengan kampungku. salah satu adiknya menceritakan bahwa bapak mereka berasal dari sebuah dari yang sangat dengan dekat kampung saya. Saat mereka masih kecil, mereka sering diajak mudik ke sana oleh bapaknya. Saya juga lupa menanyakan apakah mereka masih punya sanak keluarga di sana.
29 Mei 2022
No comments:
Post a Comment