Perjalanan pertama di tahun 2022. menuju negeri minang yang sempat saya singgahi di tahun 2018. biasanya kalau saya sudah pernah mengunjungi suatu tempat maka tidak terlalu bergairah. namun harus dijalani karena tugas.
Satu hal yang membuat perjalanan kali ini sedikit mengesankan karena di hari ketiga tahun 2022, selain itu maka semua sama saja, dalam artian gairah untuk melihat sesuatu yang indrawi namun sejatinya bahwa perjalanan selalu berada di situasi bersamaan dengan hikmah yang inheren, hanya saja bagaimana kita untuk memetik hikmah yang berserakan. sebuah kota yang dikunjungi dua kali selalu menawarkan pelajaran yang berbeda.
Saya sudah lupa berapa kali saya melakukan perjalanan ke seantero nusantara sejak 2016 bahkan ada beberapa tempat yang sudah saya kunjungi dua bahkan tiga kali dan selalu saja pelajaran hikmah yang saya dapat berbeda dalam ruang dan waktu yang berbeda juga.
Saya masih duduk di ruang tunggu E4 terminal 2. belum ada tanda tanda panggilan untuk boarding. saya sengaja berangkat lebih pagi dari rumah karena khawatir macet di jalan mengingat hari ini adalah hari pertama kerja setelah liburan tahun baru.
Di Bandara, tidak terlalu ramai hiruk pikuk penumpang. saya menduga mungkin liburan mereka belum usai. bandara benar benar sepi dari biasanya.
Saya duduk terpaku. menerawang tahun 2022 yang akan saya hadapi. Saya mengira-ngira apa yang akan terjadi di tahun ini. Apakah akan ada progress atas target atau kembali meleset seperti sebelumnya.
Entahlah, hidup hanya butuh untuk dijalani dengan sebenar-benarnya, selebihnya biarkan Sang Maha Pemilik Semesta yang menentukan.
Saya hanya butuh merapalkan doa doa terbaik.
Mungkin sebentar lagi ada panggilan boarding. Saya sudahi tulisan ini dengan harapan semua baik baik saja di tahun ini
3 Januari 2022
No comments:
Post a Comment