November 19, 2024

Digital Creative Preneurship

Jauh sebelum memilih menjadi seorang akademisi, saya membayangkan diri saya sibuk dengan berbagai riset dan diskusi publik. Sebuah potret diri yang dulu selalu membayangi kepala sehingga memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan di sebuah perusahaan dengan gaji yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan apa yang saya dapatkan di kampus.
Tetapi apakah itu sebuah penyelesan?
Sesekali muncul rasa konyol kenapa mengambil keputusan yang nampaknya seperti bunuh diri karena pemasukan tidak mencukupi kebutuhan, tetapi kemudian ketika membayangkan bahwa jalan ini yang pernah saya bayangkan maka kemudian saya berpikir inilah yang menjadi langkah saya kali ini.
Minggu lalu, saya dihubungi oleh salah seorang rekan untuk menjadi narasumber di seminar terkait pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di kota Bandung. Saya tentu saya merasa sangat senang karena mendapat kepercayaan namun kemudian ketika membaca ToR kegiatan, ada sedikit rasa ragu karena sadar diri bahwa apa yang harus saya sampaikan tidak sesuai dengan kompetensi yang selama ini saya jalani.
Setelah beberapa saat menakar diri dan memastikan bahwa materi terkait bisnis yang harus saya bawakan merupakan materi dasar, maka kemudian saya mengiyakan. Niat awal saya untuk memperbanyak sepak terjang sebagai pembicara publik yang nanti ketika sampai pada satu titik, saya merasa biasa saja ketika harus menjalani kegiatan yang sama.
Saya kemudian mempersiapkan segala hal yang harus saya sampaikan pada saat kegiatan khususnya materi terkait proses bisnis UMKM. Tentu karena secara praktikal tidak punya bisnis maka saya menguatkan pada poin-poin penting teoritis. Saya sedikit gelisah karena momen ini merupakan langkah awal untuk kemudian belajar banyak hal termasuk juga supaya bisa dipercaya oleh panitia pelaksana seminar agar selanjutnya tetap mendapat kepercayaan. Kegiatannya dua hari tetapi dengan materi yang sama karena dilaksanakan dalam dua batch.
Tiba lah hari pelaksanaan dan saya harus berangkat pagi hari karena mendapat giliran materi pertama di jam 10. Saya sengaja datang agak awal supaya bisa mempelajari suasana di ruangan seminar. Saat tiba, peserta masih persiapan dan melakukan ice breaking dengan panitia. Saya kemudian memilih untuk duduk di belakang sambil menyapu pandangan ke seluruh sudut ruangan.
Sekitar jam 10, saya dipersilakan MC kemudian mengambil alih forum. Tentu saya sudah memikirkan kalimat pembuka yang kira-kira membuat suasana agak santai. Kalimat pembuka saya lumayan berhasil dan selanjutnya saya membawakan materi dengan tenang. Hal ini juga sebenarnya juga didukung dengan audience yang memang sudah memiliki usaha dalam jangka waktu yang lama tetapi belum menerapkan proses bisnis secara sistematis.
Pada akhirnya, kegiatan selama 3 jam berlangsung dengan lancar. Saya merasa lega dengan apa yang saya lakukan. Hari kedua akan dilaksanakan rabu dengan materi yang sama tetapi perserta yang berbeda. Saya berharap semoga semua berjalan lancar.

Palasari, 19 Nov 2024
#Mulainulislagi

No comments: