August 3, 2023

Mengambil Sikap (3)

Ini tentang friksi antar rekan yang tak jua kelar. Saya yang tidak mempunyai masalah apa-apa berusaha untuk keluar dari polarisasi pertemanan yang terjadi. Sekuat apapun mereka mau menarik saya ke salah satu kubu maka sekuat itu pula saya menegaskan pendirian saya bahwa saya tidak akan pernah ikut dalam alur perseteruan mereka.

Kemarin saat hendak pulang, saya diminta masuk di salah satu WAG dan saya tegaskan untuk tidak ikut. Dia tetap mendesak apa alasan saya kemudian dengan lugas saya katakan bahwa sebisa mungkin saya ingin menghindari gibah. Saya tahu bahwa di antara mereka, setiap kali terjadi percakapan yang hangat, pasti akan selalu menyerempet ke arah saling bergibah dan ini saya dengar langsung dengan kuping saya.

Entah, saya tidak sedang sok suci bahwa bebas dari pergibahan tetapi sepanjang perjalanan hidup yang sudah saya lewati, saya merefleksikan bahwa menceritakan orang lain di belakangnya membutuhkan energi yang banyak bahkan ketika selesai bergibah, ada perasaan tidak tenang dalam hati. Hal itu yang kemudian ingin saya hindari apalagi dengan umur saya yang sudah tidak mudah.

Mungkin klise karena sering sekali dikutip tetapi benar apa yang dikatakan oleh mantan diplomat AS, Eleanor Roosevelt bahwa:

"Orang besar membicarakan ide, orang biasa membicarakan peristiwa, dan orang kerdil membicarakan orang lain"

Saya rasa quotes tersebut sudah menjadi panduan bagi saya untuk terus merefleksikan apa yang sudah dijalani dan di mana posisi saya saat ini, apakah masih sebagai orang kerdil atau sudah beranjak untuk membicarakan ide.

Tidak berada di salah satu kelompok memang akan menjadikan saya seperti terasing dan tidak mau bergaul tetapi saya selalu yakin dan percaya keputusan yang sudah saya ambil. Pun nantinya hal-hal terburuk terjadi apa saya maka itu konsekuensi dari pilihan sadar yang sudah saya putuskan untuk tidak menceritakan keburukan orang lain.

Memang secara naluriah, seseorang suka menceritakan orang lain apalagi jika ada konflik di antara mereka dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk melihat diri ke dalam. Tidak terjebak pada hal-hal kecil yang membuat kedaulatan diri saya semakin berkurang. Saya yakin semesta punya berbagai cara untuk menunjukkan saya jalan yang akan mengantarkan saya ke titik yang ideal.

#3 2023

No comments: