over the day, I read some article about the life. I dont know why but my heart was so empty at all. for some event what I'v done, for every single things that make me feel uncomfort. I feels like living in another side. untuk beberapa hal mungkin saya tidak ada yang harus dikhawatirkan bahkan apa sih sebenarnya yang harus dtakutkan, iya itu teorinya namun semenjak beberapa tahun belakang, arah saya semakin berbelok, sometime turn the right, most in time turn over the left. saya membayangkan bahwa banyak hal yang kusesali dalam arti sebenarnya namun penyelesan terbesarku adalah ketidakonsistenanku dalam banyak hal yang kulakukan, despite of I was spending my time for doing something unuseful khususnya 15 tahun terakhir.
You know, I taking my post graduate in 32 years old, it's to late. kadang saya berpikir kenapa baru sekarang dan di lain waktu saya berpikir untuk apa sebenarnya saya melanjutkan ini semua. saya khawatr in the name of pride of something like a bad intention. kemudian saya berpikir ketika pikiranku sedang positif bahwa education never be a useless. I'm enjoying it despite sometime a bad things come up in my mind seperti merasa bahwa saya sudah terlalu tua dan ketinggalan banyak hal when I realize that mostly of my friends is more younger than me. itu salah satunya namun ada hal yang membuatku semakin menyalahkan diriku when I knew that one of my lecturer is 3 years younger than me. bayangkan betapa inferiornya saya di dalam kelas.
ketika saya menyadari itu semua, apakah lantas saya menyerah. I dont think so. everything going to be ok. I really believe that when I'm stopping now, I regret manymore for this day. saya percaya bahwa hal-hal baik akan selalu menyertai dimanapun berada. meski dengan tetap akrab dengan banyak sekali perasaan inferior dan pikiran-pikiran negatif yang sebenarnya sangat tidak perlu. saya masih yakin bahwa one day, I'm gonna immerse myself in academics sphere. satu hal yang harus saya taklukkan sekarang adalah kemauan dan membentuk sikap konsisten, mengurangi kebiasaan menunda dan terlalu banyak memegang hp than reading a book.
Untuk ruang-ruang yang hampa. banyak hal yang menyebabkan lebih buruk.my relationship with my in laws sangat dingin despite of we're stay together namun sedari awal, tidak pernah sehangat my mother. saya juga tidak pernah terlalu mencoba untuk putting more effort to get it but I also keep it in the rule. saya selalu menjaga perasaannya meskipun memang terkadang sangat aneh karena setiap hari bertemu. namun tak apalah, I'm not a good gay in some situation. it almos same my relation with my father. it because a past experience.
tahun ini umur saya semakin menua dalam hal sebenarnya. angkanya sudah melewati angka 3 dengan beberapa langkah. saya merasa bahwa ini merupakan detik-detik untuk menemukan sesuatu yang seharusnya membuatku hidup, salah satu upaya saya adalah melanjutkan pendidikan. saya rasa selama bekerja di tiga Perusahaan yang berbeda, saya belum menemukan diriku selain karena kebutuhan akan rupiah, even for this current job. saya masih terombang ambing harus kemana untuk berpegangan. jika di sini terus, rasanya I putting my self in the dark prison. bukan karena tidak bersyukur namun ada space which makes me feel empty all along. saya tidak mau gagal dalam hidup, dalam artian fail to try, untuk hasil ukurannya sangat relatif.
okelah, starting to read more and more
rethinking about my choice.
whispering onto myself and say, you can what you want with the hand of God
kembali studying about islam more serious than before.
God, take my hand and bring me to Your path. the true path.
21 6 20
No comments:
Post a Comment