July 18, 2017

Tentang Ulang Tahun

"Lagi sibuk mas? Ini tg brp? Ingat gak ya? Hehe"
Masih tentang ulang tahun yang sedari dulu tidak pernah menjadi sebuah momen yang menurutku wajib diingat apatahlagi harus dirayakan.

Hari ini, isteri saya telah menggenapi keberadaannya di kehidupan ini selama 27 tahun dan sama sekali saya tidak menyadarinya. Kalimat pertama di tulisan ini adalah pesan via whatsapp yang dikirim oleh mertua saya untuk momen hari ini.

Sebulan yang lalu, sehari sebelum idul fitri 1438 H. Anak saya menjalani hidupnya di tahun pertama. Memang ada kue tart atau bahkan lebih cocok disebut kue bolu buatan saudara saya. Kue tersebut dipotong lalu kami saling menyuapi namun sama sekali hal tersebut bukan usaha untuk membiasakannya dan menjadikan potong kue sebagai tradisi pengingat ulang tahun.

Saya selalu menghindari hal-hal yang nampaknya tidak prinsipil. Memang sih bisa jadi momen ulang tahun dijadikan tolak ukur mentafakkuri setiap langkah yang sudah terlewati namun kenyataannya, hal yang kemudian terjadi selama ini adalah merayakannya dengan sesuatu yang sungguh tidak bermakna.

Kalau hari ini saya melupakan momen ulang tahun isteri saya atau lebih tepatnya tidak berusaha mengingatnya, itu karena saya menganggap tidak terlalu urgent. Doa-doa semacam yang terucap saat momen ulang tahun bisa saja dipanjatkan kapan saja. Toh pada dasarnya, kita tidak boleh melepaskan sekian waktu sekalipun untuk merapal doa terbaik untuk setiap orang terkasih.

Karena saya sudah diingatkan akan hari ini, saya tetap harus secara formal mengamini doa khas ulang tahun.

Ini ulang tahun yang kedua selama kami berstatus sebagai pasangan resmi. Tahun-tahun awal pernikahan yang menurut saya lumayan berat dilalui karena menjaga komitmen pernikahan ternyata tidak seindah saat masih pacaran. Semua sisi dalam diri terkuak dan terkadang menyebabkan benturan-benturan antara dua kepala yang sama sekali tidak sama.

Pada akhirnya, menurutku pernikahan bukan tentang apa-apa tetapi lebih pada sikap yang kuat menjaga komitmen dan janji.

Oh iya kan ini tulisan ulang tahun, kenapa menjurus ke pernikahan?

Ya sudah, selamat ulang tahun buat isteriku. Jangan terlalu longgar dalam beragama. Saya merindukan kesungguhanmu menjalankan banyak amalan sunnah saat dulu ketika belum bekerja. Semoga pekerjaan tidak melalaikan dirimu.
Amin

Cirebon, 18 7 17

No comments: