masih di meja ini. masih terpaku dengan semua asa yang mengelantung tepat di depan wajahku.
aku tidak mengharapkan pujian ataupun bahkan cibiran dari makhluk. aku hanya tidak ingin mengulang cara kerjaku yang dulu.
aku ingin belajar banyak. ingin melakukan sesuatu lebih berkah lagi karena bagiku semua adalah ibadah.
aku mencoba untuk tidak mengukur semua ini dengan materi bahkan semuanya hanya tentang menjalani hidup dengan keberkahan dariNya
aku masih terpaku di tempat ini. aku belum mengerti apa yang harus aku kerjakan sehingga semua waktu kulakukan untuk mempelajari pekerjaanku. entahlah namun aku selalu berusaha untuk mensyukuri dan membuat segalanya berjalan normal
aku selalu ingat apa yang aku yakini bahwa pada saat nantinya, semua akan berjalan normal selama kita menjalani dengan sungguh-sungguh tanpa harus mengharapkan pujian dari makhluk.
aku sudah menjalani begitu banyak hal dalam hidup. aku ingin merubah apa saja yang negatif bagi diriku dan aku sedang mencobanya
bagiku sekarang adalah hidup penuh dengan keberkahan. meski aku tidak memungkiri akan kebutuhan materi namun biarkanlah itu cukup untuk diriku. cukup untuk membantu orang tuaku.
aku ingin berhenti merasa senang diberi. aku ingin memulai merasa senang memberi. aku ingin berhenti untuk meminta dan mengharap sesesorang untuk memberi namun aku berupaya untuk memberi kepada siapa saja tanpa harus pamrih. hanya satu hal yang masih kuusahakan adalah aku akan berusaha untuk melunasi semua bantuan yang pernah diberikan oleh windi, apapun alasannya itu amat sangat membebaniku.
aku adalah orang yang sebenarnya paling membenci untuk dikasihani namun tidak apalah, semua telah terlanjur dan aku disini, dikantor ini dengan jam seperti ini karena aku ingin mengerti pekerjaan kantor kemudian bisa bekerja dengan baik di kantor ini hingga pada akhirnya aku bisa melunasi bantuan dari windi. mudah-mudahan saja. dan mulai saat ini bahwa aku akan menghindari bantuan darinya karena itu adalah beban yang menumpuk di kepalaku.
BumidaRawamangun, 110914
21.04
aku tidak mengharapkan pujian ataupun bahkan cibiran dari makhluk. aku hanya tidak ingin mengulang cara kerjaku yang dulu.
aku ingin belajar banyak. ingin melakukan sesuatu lebih berkah lagi karena bagiku semua adalah ibadah.
aku mencoba untuk tidak mengukur semua ini dengan materi bahkan semuanya hanya tentang menjalani hidup dengan keberkahan dariNya
aku masih terpaku di tempat ini. aku belum mengerti apa yang harus aku kerjakan sehingga semua waktu kulakukan untuk mempelajari pekerjaanku. entahlah namun aku selalu berusaha untuk mensyukuri dan membuat segalanya berjalan normal
aku selalu ingat apa yang aku yakini bahwa pada saat nantinya, semua akan berjalan normal selama kita menjalani dengan sungguh-sungguh tanpa harus mengharapkan pujian dari makhluk.
aku sudah menjalani begitu banyak hal dalam hidup. aku ingin merubah apa saja yang negatif bagi diriku dan aku sedang mencobanya
bagiku sekarang adalah hidup penuh dengan keberkahan. meski aku tidak memungkiri akan kebutuhan materi namun biarkanlah itu cukup untuk diriku. cukup untuk membantu orang tuaku.
aku ingin berhenti merasa senang diberi. aku ingin memulai merasa senang memberi. aku ingin berhenti untuk meminta dan mengharap sesesorang untuk memberi namun aku berupaya untuk memberi kepada siapa saja tanpa harus pamrih. hanya satu hal yang masih kuusahakan adalah aku akan berusaha untuk melunasi semua bantuan yang pernah diberikan oleh windi, apapun alasannya itu amat sangat membebaniku.
aku adalah orang yang sebenarnya paling membenci untuk dikasihani namun tidak apalah, semua telah terlanjur dan aku disini, dikantor ini dengan jam seperti ini karena aku ingin mengerti pekerjaan kantor kemudian bisa bekerja dengan baik di kantor ini hingga pada akhirnya aku bisa melunasi bantuan dari windi. mudah-mudahan saja. dan mulai saat ini bahwa aku akan menghindari bantuan darinya karena itu adalah beban yang menumpuk di kepalaku.
BumidaRawamangun, 110914
21.04
No comments:
Post a Comment