Kehidupan menjadi seorang akademisi berlangsung seperti biasanya, tidak ada yang terlalu istimewa selain tantangan karena harus jauh dari keluarga dan setiap minggu pulang ke rumah. Dinamikanya lumayan menukik dengan berbagai kompleksitas yang harus dihadapi dengan hati yang lebih jernih.
Meskipun saya sudah mengetahui sebelum memutuskan untuk pindah, ternyata finansial menjadi tantangan utama. Saya punya beberapa tanggungan yang harus diselesaikan namun pendapatan jauh di bawah kebutuhan yang harus dikeluarkan. Saya mungkin terlalu naif tetapi pada akhirnya, kondisi ini harus dihadapi dengan menatap masa depan.
Masalah kedua mungkin datang dari diri saya yang nampaknya belum begitu nyaman dengan terlalu banyak tampil di forum. Saya harus menyelesaikan masalah ini segera agar tidak berlarut-larut karena memutuskan berada di tempat ini artinya harus selalu siap untuk menyampaikan ide ke orang lain.
Masalah lain tentang manajemen waktu saya yang amat sangat buruk. begitu banyak waktu yang saya sia-siakan sehingga tidak berdampak baik kepada pengembangan diri saya bahkan sebaliknya, mendegradasi level diri saya ke arah yang negatif.
Akhirnya tiba pada masalah iklim kerja yang tidak sehat. Beberapa rekan kerja yang saling menggunjing di antara mereka. Sebenarnya hal itu urusan pribadi mereka tetapi menjadi masalah bagi saya karena seringkali mereka mengajak-ajak saya untuk ikut dalam kubu mereka padahal saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa saya tidak akan pernah ikut dalam suasana saling menjelekkan.
Saya bebas menentukan sikap saya sendiri tanpa harus ikut dengan salah satu kubu mereka.
#16 2023
No comments:
Post a Comment