October 9, 2022

Bandara Kulon Progo

Saya sedang duduk di ruang tunggu kereta bandara di Kulon Progo. Kereta yang akan membawa saya ke Tugu masih sejam lagi sehingga saya punya banyak waktu untuk memandangi tanah kosong di depan saya yang masih dalam proses pembangunan.

Bandara ini cukup luas namun nampaknya belum selesai karena masih terlihat jejak pembangunan.

Setiap kali ada pembangunan bandara atau fasilitas umum dengan luas tanah yang besar, saya selalu membayangkan, apakah ada hak hak masyarakat yang belum ditunaikan atas pembebasan lahan?

Tanah menjadi hak dasar bagi bangsa yang hidup dalam negeri yang agraris. Akan menjadi persoalan jika akses terhadap tanah terbatasi dan dirampas oleh otoritas yang seharusnya menyediakan tanah untuk memenuhi hak dasar masyarakatnya.

Di kampung saya, Pemda dan PTPN merampas tanah masyarakat untuk lahan kelapa sawit.

Negeri ini memang seringkali menyisakan sejarah yang cukup kelam atas land grabbing dan itu sangat memilukan karena tanah adalah hak yang cukup mendasar apalagi bagi negeri yang mayoritas penduduknya adalah petani.

Oh iya, perjalanan saya kali ini ke kota pelajar karena ada tugas dari kantor. Terakhir kali saya keluar kota untuk tugas kantor pada Juni empat bulan yang lalu. 

Perjalanan seperti ini sudah saya jalani sejak enam tahun yang lalu. Saya seringkali memikirkan, kapan waktunya saya kemudian harus melangkah? 

Hidup memang adalah usaha untuk mensyukuri banyak hal.

No comments: