Rumah,
sanubariku terenyuh setiap kali melintasi semua kenangan.
sanubariku terenyuh setiap kali melintasi semua kenangan.
manusiawi,
mungkin iya.
kepada siapa aku mengharapkan waktu membawa semua serpihan memori yang terserak, tertinggal nun jauh waktu yang lampau dan ruang yang terbentang
mungkin iya.
kepada siapa aku mengharapkan waktu membawa semua serpihan memori yang terserak, tertinggal nun jauh waktu yang lampau dan ruang yang terbentang
Ibu, rinduku padamu.
klise,
mungkin iya,
tetapi tak ada satupun yang berani menggerus semua rasaku pada dirimu, tak ada bahkan semesta mengamini.
mungkin iya,
tetapi tak ada satupun yang berani menggerus semua rasaku pada dirimu, tak ada bahkan semesta mengamini.
setelah itu,
aku hanya ingin memelukmu, dalam hening yang dicengkeram malam
Ibu,
aku hampir kalah,
bertarung tak berujung di kota ini. pertarungan tanpa tujuan yang hanya berakhir pada sisasisa energi yang terkuras.
bertarung tak berujung di kota ini. pertarungan tanpa tujuan yang hanya berakhir pada sisasisa energi yang terkuras.
Ibu,
sanubariku ingin bertanya padamu,
kemana semua arah ini akan berujung
setelah itu,
aku hanya ingin mengecup keningmu yang mulai mengeriput.
Hari Ibu
22 12 2019
No comments:
Post a Comment