Salah satu tulisan absurd yang selalu kuulangi di setiap akhir tahun adalah ikut arus menulis semacam resolusi. Namun entah kenapa, semakin saya sadari bahwa hal itu sebenarnya tidak berpengaruh apa-apa ketika tidak ada tekad yang kuat dalam mewujudkan apa yang diimpikan, semakin saya keranjingan membuat list apa saja yang kuinginkan.
Momen akhir tahun 2017 kali ini kembali memaksaku menulis apa yang ingin kugapai di tahun 2018.
Sebelumnya saya membaca ulang tulisan semacam ini tahun lalu namun ternyata tidak ada yang terwujud. Atau mungkin juga Tuhan merealisasikannya dalam bentuk yang lain, entah seperti apa. Ada juga yang hampir tergapai namun kembali memudar.
Saya berharap, tahun 2018 lebih sedikit bersahabat meski pada dasarnya, setiap waktu baik hanya manusia yang menyia-nyiakannya.
Tahun 2018, saya membayangkan bekerja di tempat kerja yang baru nan settle di hatiku. Bekerja yang sesuai dengan passion dan misi yang diembankan oleh Allah Swt. Tidak lagi bekerja pada bidang finance yang masih debatable hukumnya secara fiqih Islam.
Bekerja di kota di Jawa Timur atau mungkin Jawa Tengah. Menetap dan membeli rumah tempat berteduh anak isteri dan keluarga lainnya.
Lebih banyak mendengar dan sedikit berbicara dan mengukur setiap kata yang dilisankan. Lebih banyak membaca dan menulis yang sistematis dan berbobot.
Lebih intens mengunjungi orang tua di kampung. Anak Isteri beserta keluarga dalam keadaan sehat lahir batin.
Cilandak. 31 12 17. 21.27
No comments:
Post a Comment